Laman

Proses tek terlupakan

Hari yang sama ayahku pergi sendiri tidak bersama aku ke Cimahi. Saking dia yg pengen aku masuk ke sekolah pilihan dia, rela untuk pergi kesana kemari Cimahi-Garut. Sedang aku sendiri mendaftar ke SMK yang di Garut bersama sepupu. Dikarenakan orang tua sepenuhnya belum percaya kalo aku pergi jauh-jauh, kakak akupun mengantarku.
Tau ga??? Bayangkan...betapa capenya diriku melakukan test lari dua kali di Garut dan Cimahi. Bayangkan bayangkan. Ga kira-kira lagi masing-masing tempat 2.4 km. Fffiiiiiiuuuhhhh...melelahkan sekali.
Kalo di ceritain lucu bgt deh. Ini cerita test lari di Cimahi. Lari aku bersama para cwo-cwo hati aku dah ciut, aku mencoba untuk pasrah. Keliling pertama oke ga ada masalah, keliling kedua udah mulai cape yang ketiga udah mulai ripuh, keempat dan selanjutnya udah deh parah..Kaki kayak g nginjek..g tau hitungan keberapa aku berenti aja weeeee...yakin g yakin lulus test. Pasrah deh
Dua hari selanjutnya Test lari di sekolah pilihan kedua. Aku merasa senang karena ada perempuannya. Aku pun berkenalan. Namanya Desi, anaknya cantik putih rambut panjang baik juga. Ngobrol ini itu dan diapun tau aku daftar di dua sekolah. Sempat menanyakan sepupuku. "Itu siapa?" sambil menunjuk sepupu aku yang memang kami datang bareng saat itu. " Oh itu Agung sepupu aku, tadinya udah masuk STM Penerbangan tapi ga bener. Daftar lagi deeh" jelasku panjang padahal pertanyaan dia singkat..hehe. Sangat kebetulan ternyata kamipun sekelompok dalam test.
Mulailah kami berlari dengan penuh semangat di temani seorang guru dibelakang. Berhubung para cwo-cwo lebih kuat sampai kamipun tertinggal. Mereka makin menjauh dari pandangan dan semakin jauh. Langkah aku dan Desi pun makin sini makin perlahan sampai akhirnya jalan kaki..hehe.

0 komentar:

Posting Komentar